Thursday, September 17, 2015

Menguatkan Niat Itu Perlu

 

Me and My Life
Bunga Rampai Kehidupanku
Yati Rachmat
Penyunting: Aisha S Maharani
Desain Sampul: SixmidArt
Cetakan Pertama Pebruari 2015
Penerbit: SIXMIDAD
Jl. Bungur Raya No. 25 Taman Yasmin
Bogor 16112, sixmidad@gmail.com
www.penerbitsixmidad.com
ISBN: 978-602-0997-05-6
258 halaman
Harga: Rp. 45,000 (diluar Ongkir)
(Order via inbox FB ke Mas Belalang Cerewet)

Selama memiliki akun Facebook, temanku gradually bertambah, dan sampai hari ini jumlahnya sudah melebihi angka 1,500. Mungkin bagi sebagian fesbuker jumlah itu belum berarti apa-apa, tapi bagiku, sebanyak itu teman onlineku sudah merupakan catatan yang istimewa. Kenapa? Karena aku bukan fesbuker muda lagi, usiaku sudah 76, sedangkan aku berkecimpung di dunia maya sejak tahun 2009. Bagaimana aku bisa memiliki teman online sebanyak itu tentu saja karena aku seringkali mengikuti lomba menulis antologi, bergabung dengan beberapa grup sosial media.

Ya, berawal dari grup sosmed, teman onlineku semakin banyak -- semuanya berusia muda. Malu? Kenapa harus malu. Aku suka menulis. Mereka juga. Jadi kami, paling tidak memiliki kesamaan. Passion yang sama -- menulis. Sejauh mereka tidak menggunakan nama yang aneh-aneh, request pertemanan mereka pasti aku konfirm.

Ketika aku memiliki karya solo, banyak dari mereka yang mengajukan pertanyaan: "Koq, bisa, memiliki karya solo?"  Menguatkan niat itu perlu dan niatku hanya satu ketika ingin memiliki sebuah karya solo. entah bagaimana caranya.

Kemudian datanglah ide cemerlang dari Pakde Cholik bahwa dari postingan di blog pun bisa dijadikan buku. Sejak itu aku berusaha memilah dan memilih postingan yang kira-kira layak aku compile menjadi kesatuan untuk dijadikan sebuah karya solo. Pokoknya harus terbit tahun 2015 Alhamdulillah harapanku bisa menjadi kenyataan melalui Penerbit Sixmidad. Terima kasih Mas Belalang Cerewet, terima kasih Pakde Cholik, yang telah memacu semangatku.

Nasehat buat teman-temanku yang ingin memiliki karya solo, mulailah dengan memiliki sebuah blog. Di blog itulah apa yang ada dalam pikiran kita torehkan, hari demi hari, hingga akhirnya berjumlah tak terhitung. Menulis tentang apa saja, kalau rekan-rekan memang belum bisa menentukan sebuah topik untuk dijadikan sebagai subjek utama, misalnya -- kuliner, cerpen, flash fiction, atau coretan-coretan yang menurut rekan menarik, lakukan dan tuliskan. Jangan ragu untuk segera menuliskannya di blog. Tanpa menuliskannya, rekan tidak akan pernah memiliki apa-apa. Kalau rekan belum   mau menerbitkannya untuk dibaca oleh publik, tidak apa-apa, tidak usah disebarkan. Kalau memang rekan tidak atau belum mau menyebarkan ke publik sebarkan dulu ke teman-teman. Tetapi mulailah menulis, menulis dan teruslah menulis.

Yang penting menguatkan niat itu perlu. Memiliki niat untuk mempunyai sebuah karya solo itu sebetulnya tidak sulit koq. Selama kita memiliki dana apa saja bisa kita terbitkan. Jangan mengharapkan bisa langsung mengirimkannya ke Penerbit Mayor, karena selain kita harus bersabar menunggu untuk waktu yang lama, bahkan sangat lama, belum tentu karya kita akan lolos, karena harus bersaing dengan penulis-penulis yang handal dan  tenar. Lakukan saja dengan mengirimkannya ke Penerbit Indie, Ada biaya, ada Penerbit yang bersedia menerima naskah kita, maka rekan akan segera memiliki karya solo.. Gampang, kan?

Sebagai contoh bagi rekan yang masih Pemula seperti aku, yuk jadikan buku karya soloku di atas ini sebagai sebuah contoh. Untuk disimak isinya dan buat dijadikan contoh, postingan dari blog pun memang bisa dijadikan sebuah karya solo, asalkan kita memiliki keinginan yang menggebu -- karena menguatkan niat itu perlu. Tanpa niat rekan selamanya tidak akan memiliki karya solo. Betul sekali dugaan rekan, memang aku sedang mempromosikan karya soloku. Sampai saat ini modal yang aku keluarkan untuk biaya menerbitkan buku ini sudah kembali. Tapi aku tidak ingin berhenti sampai di situ. Aku ingin rekan-rekan pemula juga memiliki karya solo. Isinya sangat sederhana karena dari postingan, jadi begitu mudah kita memiliki karya solo. Yuk, lakukan mulai sekarang. Menulislah di blog dengan rajin. Menguatkan niat itu perlu. Ambil contoh dari karya solo-ku ini.